Archive for the ‘Uncategorized’ Category

h1

Palsu bisa berubah menjadi Asli?

May 14, 2013


Kompasiana

Advertisements
h1

Kebersihan, Filosofi & Gaya Hidup

May 14, 2013

13684897031041573064Bumi membersihkan dirinya sendiri sekaligus menjaga keseimbangan hidup lewat berbagai macam siklus alam semesta. Membentuk sebuah sistem yang bersimbiosis mutualisme demi menjaga kelangsungan hidupnya. Demikian juga dengan keinginan manusia untuk menjadi bersih. Sebuah keinginan yang alami demi sebuah keseimbangan. Bagai sebuah kesatuan yang tak terpisahkan, alam dan manusia terus berusaha menjaga kesimbangan hidup dengan caranya masing-masing.

Setiap manusia mencintai kebersihan. Tak peduli manusia itu terpelajar atau tidak, intelektual atau tidak, kekurangan atau berkecukupan, bersih merupakan sebuah hal yang universal. Bersih itu lintas etnik dan suku. Bersih adalah hal yang paling mudah dan sederhana untuk dilakukan namun memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan. Bersih itu persyaratan mutlak untuk segala agama. Bersih itu bisa jadi bahasa dunia.

Sebuah negara yang bersih sudah tentu akan menghasilkan pemikir yang brilian serta profesional di bidangnya. Mengapa? Bersih adalah awal dari kenyamanan, kenyamanan bisa menghasilkan pemikiran kreatif, dan kreatifitas berujung pada produktifitas. Bersih bisa mengarah pada produktifitas, hasil yang berguna serta bermanfaat.

Mens Sana In Corpore Sano atau yang berarti “di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang sehat” adalah kutipan dari puisi Satire X yang ditulis secara indah oleh Decimus Iunius Iuvenalis, seorang penyair dan filosof Romawi. Ia menegaskan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu paham kebersihan dan kesehatan Jasmani-rohani itu sudah menjadi bagian dalam wacana pengkajian para filosof. Dengan menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan, kebersihan tidak lagi hanya sebuah aktifitas biasa, tapi juga sudah termanifestasi.

Pemahaman inilah yang selanjutnya menjadi kesadaran universal akan pentingnya “Bersih dan Kebersihan”. Kesadaran itu terus berkembang menjadi budaya masyarakat, dan akhirnya menjadi gaya hidup masyarakat dunia yang berpikir maju. Budaya bersih sebuah bangsa itu mencerminkan kemajuan berpikir bangsa tersebut.

Bersih dari berbagai sudut pandang

Bersih dari sudut pandang yang paling sederhana berawal dari rumah kita. Apabila rumah kita bersih maka tamu yang datang akan merasa betah dan nyaman, dan dari situ terwujudlah sebuah hubungan yang harmonis antarmanusia. Rumah yang bersih akan mendatangkan energi ketenangan dan kekuatan, sebaliknya, rumah yang kotor akan menghasilkan energi buruk serta dan menjadi cerminan pemilik rumah itu sendiri.

Sedangkan berbicara mengenai bersih dari sudut pandang perusahaan, sebuah perusahaan yang baik dapat dinilai dari bersih atau tidaknya kamar kecil yang tersedia. Kamar kecil sebuah perusahaan yang kotor bisa mengindikasikan bahwa manajemen perusahaan tersebut kacau balau. Mengapa demikian? Kamar kecil adalah hal kecil dari sebuah perusahaan. Jika hal kecil saja tidak dibenahi,bagaimana dengan hal-hal besar? Maka lihat kematangan manajemen sebuah perusahaan dari kamar kecilnya!

Terakhir, bersih dari sudut pandang kenegaraan. Sebuah negara pasti membutuhkan devisa, yang bisa didapat dari bidang pariwisata. Sekarang bayangkan jika negara itu kotor, dalam arti harfiah tentunya. Pastinya hal itu akan menjadi momok yang mengerikan bagi wisatawan mancanegara, tak peduli betapa potensialnya kondisi alam negara itu. Kotor sangat indentik dengan kasar, brutal, dan malas. Industri pariwisata adalah image business. Apabila negara itu tidak mampu memberi kesan pertama yang menggoda, maka selanjutnya negara itu bisa menyesali perbuatannya karena sudah terlanjur menjadi miskin.


Kompasiana

h1

March 2, 2013

cerita aik

 sore dengan mendung menggelayut. baru punya rencana nongkrong di tempat jemuran, hujan keburu turun. akhirnya hanya duduk-duduk menikmati teh hangat dan keripik singkong di teras rumah. untung si hujan tidak mengajak temannya si kilat sama si gledek, jadi rada enak ngobrol ngalor-ngidul.

lama nggak kumpul sama putri, ternyata banyak cerita. “kamu napa to put? kok mukanya belum disetrika gitu?” tanya saya. “lah, biasa teh..lagi sebel sama temen.” putri melipat tangannya. pertanyaan berikutnya tak perlu disampaikan, dia langsung ‘sanggar cerita’ dengan lancar jaya. tapi yang diceritakan tumbenan bukan temen biasanya, hmm…ada temen baru inih.. 😛

intinya adalah seorang nanda dan panji. dua cowok yang sedang dekat dengan putri. ini cowok masing-masing punya karakter yang unik. nah, cerita panji dulu ni. panji ini dibesarkan di keluarga yang serius tapi santai. makanya panji orangnya lebih luwes, bersahabat, ceria dan gampang beradaptasi. putri bilang, panji orangnya asik. diajak ngobrol nyambung dan gampang mencairkan suasana…

View original post 636 more words

h1

March 2, 2013

Imam Khairul Annas

Seorang pemuda datang berkonsultasi kepada ustadz. Pemuda: “Pak Ustadz, mengapa saya tidak pernah menemukan jodoh saya? Mengapa saya belum pernah berhasil mendapatkan seorang pacar sekali pun?” Ustadz: “Gadis seperti apa yang kau inginkan?”

Pemuda: “Saya menginginkan gadis yang putih, cantik, tinggi, pintar, perhatian dan mencintai saya.” Ustadz: “Ohhh … kalau begitu kamu harus melaksanakan ajaran “3B”. ‘B’ yang pertama adalah ‘BERUSAHA’, apakah kamu sudah cukup berusaha?”

Pemuda: “Wah … yang namanya usaha tuh sudah saya lakukan dengan maksimal. Sudah sangat banyak tempat yang saya lalui demi mendapatkan gadis impian saya itu.” Ustadz: “Kalau begitu kamu harus melaksanakan ‘B’ yang kedua, yaitu ‘BERDOA’ bila perlu berdoa dan berpuasa.”

Pemuda: “Pak Ustadz, setiap hari saya berdoa untuk hal ini, bahkan berpuasa Senin Kamis ….” Ustadz: “Wah … mungkin kamu harus melaksanakan ajaran ‘B’ yang ketiga.” Pemuda: “Apa itu, Pak?” Ustadz: “BERCERMIN!

View original post

h1

March 2, 2013

just a treasure

Gambar

“Jadi, maksud kedatangan kami ke sini adalah untuk meminang putri Bapak untuk putra kami, Adri. .”

Deg.

Jantungku berdegup tak karuan. Bukan hanya karena aku baru saja mengenalnya beberapa bulan ini. Bukan hanya karena kedatangan mereka dengan informasi yang mendadak pagi ini. Bukan itu.

Seperti sebuah film yang tiba-tiba diputar, otakku sempurna membawaku kembali ke masa itu. Persis 2 tahun yang lalu.

***

Pagi yang cerah. Ibu menemaniku berdandan pagi itu. Demi sebuah pertemuan penting, ibu ingin aku tampil istimewa pagi ini.

Reza sekeluarga akan datang. Lelaki yang dekat denganku setahun belakangan ini akhirnya akan datang ke rumah bersama kedua orangtuanya, menemui aku dan kedua orangtuaku. Apalagi kalau bukan membicarakan hubungan kami selanjutnya.

Ibu yang paling bahagia mendengar kabar ini pertama kali. Akhirnya anak bungsunya akan segera melepaskan masa lajangnya. Meski ibu terlihat amat bahagia, aku tahu, ibu juga amat sedih karena harus melepasku.

Tepat pukul 09:00 rombongan itu datang…

View original post 1,312 more words

h1

March 2, 2013

HanyaGita.com

woman-silhouetteLangit gelap seperti berterus terang akan hadirnya hujan. Angin berhembus cepat dan kencang lebih dari biasanya. Aku mepercepat langkahku menuju cafe di seberang kantorku. Beruntung, hujan turun tepat saat aku tiba di depan pintu cafe langgananku ini. Ya, aku memang sering menghabiskan senjaku disini. Hampir setiap selesai bekerja aku datang kesini, awalnya hanya untuk minum kopi sambil menunggu lalu lintas sepi dari kemacetan. Maklumlah, sebagai salah satu kota besar, Surabaya memang selalu macet pada jam pulang kantor. Selain minum kopi, tak jarang pula aku menulis disini untuk aku posting di blog. Suasananya yang nyaman dan dekorasinya yang indah membuat inspirasi gampang sekali kutemukan disini.

Oh iya, aku belum memperkenalkan diri. Namaku Raka, 26 tahun bekerja sebagai karyawan salah satu bank swasta di Surabaya. Cafe ini adalah tempat favoritku sejak aku pindah ke kota ini untuk bekerja. Kira-kira setahun lalu. Aku selalu mengambil tempat di pojok yang menghadap ke jendela sambil…

View original post 1,286 more words

h1

March 2, 2013

DedySoelistijanto

Takdir CintaAku mengenalnya secara tak sengaja, dia sahabat dari sahabatku. Kami bertemu ketika dia ikut datang bersama sahabatku yang aku panggil dengan sebutan “Bunda” di sebuah cafe yang biasa kita kunjungi sepulang kerja.

Pertama kali melihatnya, ada perasaan tertarik. Pria mana yang tidak tertarik melihat seorang wanita yang begitu sempurna seperti itu. Wajahnya cantik, dengan ciri oriental yang begitu khas, matanya sipit, kulitnya putih bersih, rambut lurus panjang terurai sedikit dibawah bahu, badannya proporsional, sangat proporsional menurutku.

View original post 613 more words