h1

Tentang Pelatih Tim Nasional…

May 12, 2013

OPINI | 12 May 2013 | 10:01 Dibaca: 14   Komentar: 0   Nihil

Salam Sepakbola…

Ketika Jeckson F Tiago ditunjuk oleh BTN untuk menjadi pelatih timnas senior, banyak yang mengapresiasi, dengan pengalamannya malang melintang di peesepakbolaan nasional yang dimilikinya wajar JFT menjadi sosok yang tepat untuk menangani timnas senior, dibandingkan dengan Luis Blanco yang tidak jelas CV menurut BTN. Diharapkan setelah di besut JFT prestasi Timnas menjadi lebih baik.

Sosok JFT muncul menjadi jalan tengah, dimana kita ketahui bersama dalam BTN ada 2 kubu yang berbeda dengan mengenai sosok siapa pelatih Timnas, Prof Djohar menginginkan Luis Blanco sementara La Nyala menginginkan Alfred Riedle. Untuk itulah di cari jalan tengannya hingga akhirnya muncullah sosok JFT sebagai Win win solutionversi BTN.

Melihat peran pentingnya seorang pelatih, hal inilah yang disadari oleh Persipura klub dimana JFT sekarang melatih, “keengganan” Persipura melepas JFT dikarenakan dengan padatnya kompetisi ISL yang memasuki putaran ke-2 apalagi mangemen Persipura menargetkan juara pada kompetisi musim ini sebagai kado ulang tahun emasnya yang ke-50, sepertinya akan menjadi persoalan buat BTN apalagi dari beberapa media yang say abaca JFT melatih timnas hanya selama babak kualifikasi piala Asia dan setelah itu akan di bicarakan kembali kelanjutannya.

Hal inilah yang saya sesalkan, sepertinya BTN “tidak serius” dalam menunjuk pelatih timnas senior hanya untuk babak kualifikasi saja, bukankah akan lebih bagus kalau JFT dikontrak selama 5 tahun misalnya sehingga jelas indicator yang akan dicapainya. Berikan JFT target yang jelas juara AFF 2014 dan berprestasi dikualifikasi Piala Dunia 2018, sehingga JFT dengan target yang dibebankannya lebih leluasa dalam membentuk timnas. Tapi kalau melihat sejarahnya sepertinya harapan saya agar JFT dikontrak 5 tahun tidak akan terkabul, dalam sejarah pealatih timnas hanya Antun “Tony” Pogacnik ( 1954-1964 ), yang melatih timnas lebih dari 5 tahun, setelah itu tak ada lagi pelatih timnas yang melatih selama 5 tahun. Padahal lamanya melatih pun bisa dijadikan salah satu factor penentu prestasi. Dengan kebersamaan yang lama bisa membentuk timnas yang solid.

Tapi tetep kita dukung sepakbola Indonesia lebih baik lagi dimasa yang akan dating.

Semoga …

Opini Penikmat Bola

Siapa yang menilai tulisan ini?


Kompasiana

Advertisements
%d bloggers like this: