h1

Kenapa Anda Benar.?

May 9, 2013

OPINI | 09 May 2013 | 16:26 Dibaca: 9   Komentar: 0   Nihil

Kenapa Islam disebut benar..?
Karena saya belum mempelajari Kristen.

Kenapa Kristen saya katakan Benar..?
Karena saya belum memhami Zen Buddhisme.

Kenapa Muhammad paling mulia..?
Karena saya belum menyelami pengorbanan Yesus.

Kenapa Al Ghazali ukuran Kebenaran Teologi Islam.?
Karena saya belum mempelajari Ibnu Rusyd.

Kenapa yang saya sebut iman adalah patuh pada Fiqh Syafi’i.?
Karena saya belum mengenal Fiqh Ja’far Sadiq.

Kenapa yang saya puja hanya Ibnu Taymiah.?
Karena saya belum memahami Ibnu Arabi.

Kenapa saya hanya memuja Yusuf Al Qardawi.?
Karena saya belum pernah membaca Hassan Hanafi.

Kenapa akhirnya saya mulai simpati pada kaum Orientalis.?
Karena saya baru membaca Maurice Bucaille.

Kenapa saya hanya merasa nyaman di Mesjid..?
Karena saya belum pernah sholat di Gereja.

Kenapa hanya patung Yesus yang saya puja..?
Karena saya belum merasakan dalamnya meditasi Siddharta.

Kenapa yang saya suka hanya membaca agama.?
Karena saya belum mampu memahami Filsafat.

Kenapa selalu saja dunia mistik yang lebih menggoda saya.?
Karena saya belum pernah berhasil memahami rasionalisme.

Kenapa saya hanya percaya Theisme.?
Karena saya masih awam dengan Atheisme.

Tapi kenapa saya ngotot Atheisme adalah puncak segalanya.?
Karena saya belum sampai pada maqam Skeptisisme.

Kenapa hanya yang dianggap benar yang saya yakini sebagai benar.?
Karena saya belum sadar betapa mendidiknya sebuah kesalahan.

Siapa yang menilai tulisan ini?


Kompasiana

Advertisements
%d bloggers like this: