h1

Ada Sesuatu Dibalik Foto Mesra Ariel dan Model Seksi Majalah Dewasa

May 9, 2013

OPINI | 09 May 2013 | 12:25 Dibaca: 12   Komentar: 0   Nihil

Artis ini kini sedang panas di bicarakan di dunia maya, karena foto-foto mesranya dengan model seksi majalah dewasa popular bernama “Devi Liu”. Orang yang kerap di sapa aril ini fotonya menyebar luas  di jejaring sosial,mulai dari twitter, facebook, bahkan kaskus pun juga sedang meledak membicarakannya. Kalau sudah menjadi kebiasaan memang sulit untuk di hilangkan, apalagi kebiasaan yang bisa membuat orang itu kecanduan apabila melakukannya satu kali. Memang untuk para kalangan artis hal itu sudah tidak asing lagi,di karenakan lingkungan artis yang bisa di bilang keakraban antara satu sama lain harus mesra.

Melihat kejadian yang dulu membuatnya masuk penjara, yakni karena kasus video porno bersama artis serta model Luna Maya dan Cut Tari. Entah ini foto asli atau bukan tapi kalau ini foto asli ada kemunginan ia juga akan melakukan yang jauh dari ini. Mantan vokalis band peterpan yang kini berubah menjadi “Noah” ini memang bisa di katakan artis yang senior dalam itu. Selain itu wajah tampannya sangat mendukungnya untuk melakukan hal itu, tidak sulit baginya untuk menarik perhatian dari cewek manapun.

Pembicaraan yang di lakukannya pun begitu akrab seperti di jejaring sosial twitter ,devi liu kerap menyapa dan memanggil ariel dengan panggilan “kakak” dengan begitu mesranya. Ariel pun demikian, ia menanggapi model majalah popular itu dengan kata-kata yang bisa menarik perhatian dari model seksi majalah dewasa itu. Kehidupan para artis memang tidak akan lepas dari hal-hal seperti itu, entah itu asli atau tidak.

Konflik yang membubui kehidupan artis ini memang mampu membuat artis itu naik daun dan menjadi gosip panas di dunia maya. Hal itu seperti di buat-buat demi untuk popularitasnya,baru saja tertangkap aktor komedi bernama “Kiwil” dengan penyanyi seksi yang memasang foto pernikahan di twitternya.

Hal ini memang menguntungkan bagi para artis meskipun tidak pantas untuk di tayangkan di media, apalagi kalo sampai di lihat oleh anak yang belum mengerti tentang hal seperti itu.

Siapa yang menilai tulisan ini?


Kompasiana

Advertisements
%d bloggers like this: