h1

Bukan Film Action – DENSUS 88

May 8, 2013

(8-5-13)

Beberapa jam yang lalu, Media Informasi sedang ramai menyoroti aksi penggerebekan terduga teroris di daerah Bandung. Reporter dari berbagai media berbondong-bondong meliput aksi penggerebekan tersebut.  Bahkan beberapa media menayangkan informasi secara langsung dari lokasi kejadian.

Menurut warga sekitar kejadian,  penggerebekan alot yang sudah diawali dengan baku tembak antara terduga teroris dan Densus 88 ini dimulai sekitar pukul 09.00 waktu setempat, dan masih berlangsung hingga penulis merangkum artikel ini.

Entah karena pikiran saya yang terlanjur diracuni oleh tayangan film-film action Hollywood, penyergapan yang dilakukan oleh Tim Densus 88 ini tidak seperti yang saya harapkan. Kalau di film-film action kan penyergapan teroris biasanya dilakukan dengan waktu singkat, efek hujan peluru, bahkan gempita letusan  kembang api Bom. Tapi saya juga sadar bahwa aksi penyergapan teroris didunia nyata tidak mungkin seheboh dan se-memukau aksi penyergapan teroris di film action. Karena tujuan akhir dari penyergapan teroris adalah untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di masyarakat, bukan sebaliknya.

Terlepas dari kisah kontroversial dari perjalanan Densus 88 dalam memberantas teroris, berikut beberapa informasi yang mungkin bisa menambah wawasan kita untuk mengenal lebih dekat tentang Pasukan Antiteror Densus 88 :

1. DENSUS 88 (atau Detasemen Khusus 88)  merupakan sebuah perangkat kepolisian yang dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit khusus berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu. Pasukan elit kepolisian ini dilatih langsung oleh instruktur CIA, FBI dan US SECRET SERVICE dalam program yang sama dengan apa yang didapat oleh pasukan elit di Kepolisian Amerika Serikat.

2. Dari segi persenjataan,  Satuan Pasukan Khusus Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika Serikat, seperti senapan serbu Colt M4, senapan penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgun Remington 870. Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan, diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus antiteroris AS.

3. Pada awal pembentukan DENSUS 88 itu sendiri, di isukan bahwa Pemerintah Amerika mengucurkan Rp150 miliar dipertengahan tahun 2003 lalu. Sementara tahun-tahun berikutnya bervariasi,seperti 2005 Rp15 miliar, 2006 Rp43 miliar dan terus bervariasi tiap tahunnya.

4. Berbeda dengan katagori Pasukan Elit Militer, Jika KOPASSUS berada dalam peringkat ke-3 dari Pasukan Elit Militer didunia, maka DENSUS 88 merupaka pasukan elit antiteror di Indonesia yang berada pada urutan ke-8 dalam jajaran Pasukan Antiteror terbaik didunia, mendampingi SAS (UK) pada urutan pertama, DELTA FORCE (AS) diurutan kedua, GIGN/SWAT (AS) urutan ketiga dan berturut turut NAVY SEAl (AS), Sat81-Gultor (INA), KSK 7 (GER), OZNAZ (RU), dan bertengger diurutan kedelapan yaitu DENSUS 88 (INA).

5. Nama DENSUS 88 itu sendiri bukan tanpa arti. Nama DENSUS diambil dari kependekan Detasemen Khusus, sementara angka 88 yang mengikutinya diambil dari tahun kelahiran saya (becanda, hehe..). Sejarah dari angka 88 itu sendiri sebenarnya diambil dari istilah “Anti Terror Act”, sebuah undang-undang di Amerika mengenai tindak teroris. Istilah ‘Anti Terror Act’ yang disingkat menjadi ‘ATA’ dalam bahasa inggris dilafalkan menjadi “Ei Ti Ei” atau senada dengan “Eighty Eight” yang dalam bahasa Indonesia berarti 88. Darisitulah nama DENSUS 88 diambil.

Semoga terorisme di negeri ini segera sirna..

Kunjung juga blog saya: catatanpudar@Blogger


Kompasiana

Advertisements
%d bloggers like this: