h1

Durex dan Takdir

May 3, 2013

OPINI | 03 May 2013 | 20:07 Dibaca: 9   Komentar: 0   1 bermanfaat

Mengikuti twit_not_war antara 2 sahabat, @fahiraidris dan @anjii_ terkait tweet @Durex_Love yang isinya: “sex party itu sebenarnya bisa jd ajang buat nyari jodoh loh :)”.

Tweet ini dihujat habis di twitterland; wajar saja, karena isi tweetnya menggambarkan isi kepala admin dan mungkin saja menjadi bagian dari branding produknya. Bahaya, jika mindset seperti ini merasuki anak muda Indonesia.

Nah jadi rame, karena kemudian Uni Fahira yang memang konsern dengan berita-berita yang berpotensi negatif dan @anjii_, salah satu selebriti yang rajin ngetweet, akhirnya berdialog sehat, dengan kultwit #takdir.

Poinnya bukan kepada keduanya; karena keduanya memiliki kepedulian social media dengan caranya masing-masing. Admin @Durex_Love kemudian dipecat, dan itulah takdir. Stimulusnya teguran Uni Fahira, kemudian berujung permintaan maaf dari perusahaan dan pemecatan admin akun twitternya.

Ya.. dalam era social media yang terbuka seperti ini; 140 karakter di twitter adalah karakter tweeps-nya. 140 karakter twitter bisa menyejukkan atau bisa juga memprovokasi, bisa terasa atau tanpa terasa.

Bayangkan dengan akun-akun twitter lain yang juga menyejukkan, kita bacanya juga enak, memberi manfaat dan terus terang saja membuat ketagihan untuk mengikuti timeline-nya…

Jadi, melalui twitter, atau jalur komunikasi manapun, jemputlah takdir yang baik dengan memperbanyak hal-hal yang baik untuk dikomunikasikan dalam 140 karakter di akun twitter Anda.

Siapa yang menilai tulisan ini?


Kompasiana

Advertisements
%d bloggers like this: